Guna Standarisasi LAM TEK, Fakultas Teknik dan LPM UNHASY Selenggarakan FGD Pengelolaan Laboratorium Praktikum
FT UNHASY dan LPM menggelar FGD standardisasi laboratorium guna mendukung akreditasi LAM TEK.
JOMBANG, FAKULTAS TEKNIK – Guna memantapkan mutu akademik serta standardisasi fasilitas penunjang perkuliahan, Fakultas Teknik Universitas Hasyim Asy’ari (UNHASY) menyelenggarakan agenda Focus Group Discussion (FGD) bersama Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UNHASY. Pertemuan strategis ini dilaksanakan pada hari Minggu, 17 Mei 2026, mulai pukul 10.30 s.d. 12.30 WIB bertempat di Ruang Fakultas Teknik.
FGD ini difokuskan pada penguatan tata kelola, pemeliharaan sarana prasarana, serta penyelarasan mutu sumber daya manusia agar pelaksanaan praktikum di lingkungan fakultas semakin optimal.
Optimalisasi Fungsi Laboratorium dan Kesiapan SDM
Dalam pembahasannya, rapat ini menetapkan arah klasifikasi fungsi laboratorium yang mencakup optimalisasi pemanfaatan fasilitas penunjang. Penggunaan Laboratorium Fakultas Teknik nantinya akan diarahkan secara spesifik ke dalam dua kategori fungsional, yaitu Teaching Laboratory untuk keperluan pengajaran tatap muka praktikum reguler, serta Research Laboratory demi menunjang riset mendalam.
Selain pembagian fungsi, penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) keteknikan juga menjadi sorotan. Rapat menekankan pentingnya melinierkan studi para pengelola serta dosen teknik agar selaras dengan kompetensi keilmuan pada pembelajaran praktikum yang diampu. Tidak kalah penting, setiap penanggung jawab diwajibkan untuk segera melakukan update berkala mengenai kondisi eksisting terbaru di setiap laboratorium.
Standardisasi Akreditasi LAM TEK dan Unit Bisnis
Memasuki pembahasan teknis sarana prasarana, forum mengidentifikasi adanya kebutuhan anggaran berkala berupa dana service atau maintenance serta pengadaan dana kalibrasi alat laboratorium yang wajib dianggarkan secara rutin setiap tahunnya. Sebagai alternatif taktis untuk praktikum yang belum memiliki alat mandiri atau mendapati alatnya sedang rusak, pembelajaran akan diarahkan menggunakan software simulasi khusus, meskipun penerapannya dibatasi hanya untuk beberapa modul praktikum tertentu.
Untuk menjamin kualitas kelulusan mahasiswa agar memiliki daya saing tinggi, forum menyepakati pembentukan program pendampingan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berbasis pada output sertifikasi kompetensi kerja.
Di sisi regulasi, penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), pemasangan Rambu-rambu keselamatan, serta sosialisasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di area laboratorium akan diperketat. Langkah ini dinilai sangat krusial agar pengelolaan laboratorium di Fakultas Teknik UNHASY memenuhi standar kriteria akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan (LAM TEK). Sebagai visi jangka panjang, pertemuan ini juga mencanangkan pembentukan unit bisnis berbasis laboratorium guna meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan fasilitas fakultas.
